Langsung ke konten utama

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD melalui Bedah Buku “Bank Pembangunan Daerah Resilient, Competitive and Contributive”

SURABAYA|Onlinebidik.Com - Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Jatim turut mendorong penguatan perspektif dan pemikiran mengenai masa depan BPD melalui kegiatan bedah buku karya Prof Muhammad Mas’ud Said MM PhD yang berjudul Bank Pembangunan Daerah Resilient, Competitive and Contributive yang telah dilaksanakan pada Rabu (12/08/206) di Aseec Tower Universitas Airlangga Surabaya. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk membahas tantangan, peluang, serta strategi penguatan BPD agar semakin resilien, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan daerah.  Adapun diskusi tersebut dimoderatori oleh Dahlan Iskan dan menghadirkan sejumlah panelis, di antaranya Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair Surabaya Prof Dr Suparto Wijoyo serta Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim Dodit W Probojakti. Sebagai penulis buku, Prof Ma...

Bank Jatim Raih Bisnis Indonesia Award 2026 Kategori BPD Aset di Atas Rp 40 Triliun


JAKARTA|Onlinebidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bank Jatim berhasil meraih Bisnis Indonesia Award 2026 untuk kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan aset di atas Rp 40 triliun. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Bank Jatim dalam mencatatkan kinerja yang solid, menjaga fundamental bisnis yang sehat, serta memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif dan berdaya saing. 

Penghargaan bergengsi Bisnis Indonesia Award 2026 tersebut, diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah di Jakarta, pada Kamis malam (2/7/2026).

Umi menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras seluruh insan Bank Jatim dalam menjaga kinerja perusahaan di tengah tantangan industri perbankan yang semakin dinamis. “Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus memberikan kinerja terbaik. Capaian ini tak terlepas dari dukungan para pemegang saham, nasabah, regulator, mitra kerja, serta seluruh stakeholder yang selama ini memberikan kepercayaan kepada Bank Jatim. Kepercayaan tersebut akan terus kami jawab melalui peningkatan kualitas layanan, inovasi berkelanjutan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik,” ujarnya.

Menurut Umi, penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa strategi transformasi bisnis yang dijalankan Bank Jatim mampu menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing perseroan di industri perbankan nasional. Ke depan, Bank Jatim akan terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, memperluas kolaborasi bisnis, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah. “Kami berkomitmen untuk terus tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Jawa Timur maupun Indonesia,” tambahnya.

Adapun hingga Maret 2026, total penyaluran kredit Bank Jatim secara konsolidasi mencapai Rp 109,22 triliun atau tumbuh 40,85% (YoY). Total aset perseroan juga tumbuh 38,85% YoY menjadi sebesar Rp 164,07 triliun. Kemudian dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 37,59% YoY dari Rp 89,25 triliun pada kuartal I/2025 menjadi Rp 122,80 triliun pada kuartal I/2026. 
 
Selain itu, kinerja Bank Jatim bank only juga mencatatkan performa positif. Sepanjang Januari – Maret 2026, total kredit yang berhasil disalurkan mencapai Rp 65,97 miliar dan aset perseroan berada di angka Rp 101,06 triliun. Sementara untuk laba bersihnya sebesar Rp 377 miliar. “Capaian ini merupakan hasil dari fokus perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis. Ke depan, kami akan terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas aset, serta mengembangkan bisnis secara selektif dan berkelanjutan. Kami optimis kinerja positif ini dapat terus terjaga hingga akhir tahun,” terangnya.

Adapun Bisnis Indonesia Award merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan terbaik di Indonesia berdasarkan berbagai indikator penilaian, antara lain kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, inovasi, daya saing, serta kemampuan perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi dan tantangan bisnis. Bagi Bank Jatim, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja perusahaan sekaligus memperkuat perannya sebagai regional champion yang mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. 

Sejalan dengan visi perusahaan, Bank Jatim akan terus menghadirkan layanan perbankan yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan sektor usaha produktif, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan pembangunan ekonomi daerah. “Dengan raihan Bisnis Indonesia Award 2026 ini, kami optimistis dapat terus mempertahankan pertumbuhan bisnis yang berkualitas, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholder,” tutup Umi. (rinto)


Caption: Bank Jatim meraih penghargaan bergengsi Bisnis Indonesia Award 2026, penghargaan diterima oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jatimers Run To Care Dorong Partisipasi Masyarakat untuk Pelestarian Lingkungan

BANYUWANGI|Onlinebidik.Com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui komunitas Bank Jatim Runner kembali menyelenggarakan kegiatan Jatimers Run To Care.  Kali ini, Jatimers Run To Care sambil berkegiatan sosial dilaksanakan di Banyuwangi, pada Minggu (14/12/2025), dan dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim R Arief Wicaksono.  Arief menjelaskan, kegiatan Jatimers Run to Care merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilaksanakan secara konsisten oleh komunitas Bank Jatim Runner. Tahun 2025 menjadi tahun pelaksanaan yang ketiga. Pada pelaksanaan tahun ini, hasil penggalangan donasi difokuskan untuk mendukung kegiatan pelestarian lingkungan serta bantuan kemanusiaan bagi korban erupsi Gunung Semeru. ”Dana yang dihasilkan dari donasi ini, kami gunakan untuk berbagai macam kegiatan sosial. Mulai dari penanaman bibit mangrove, penanaman bibit pohon cemara, kegiatan pelepasan tukik, pen...

Bank Jatim Raih Penghargaan Detik.com Kategori Peningkatan Pembiayaan Usaha Berkelanjutan

MALANG|Onlinebidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mencetak prestasi gemilang. Yang terbaru, Bank Jatim secara resmi telah menerima Anugerah Program Bisnis Terpuji kategori Peningkatan Pembiayaan Usaha Berkelanjutan dalam ajang detikJatim Awards 2025.  Penghargaan ini diberikan atas kinerja positif Bank Jatim dalam mendorong pembiayaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).  Penghargaan yang diraih Bank Jatim ini, diterima oleh Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman, di Grand Mercure Malang, pada Rabu malam (5/11/2025). Arif mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Detik.com atas penghargaan yang telah diberikan untuk Bank Jatim. “Ini semua berkat kerja keras dari seluruh Jatimers. Dengan penghargaan yang telah diberikan ini akan semakin memacu semangat kami untuk terus berkomitmen mendorong perekonomian Jawa Timur yang merupakan gerbang bar...

Tingkatkan Layanan Pengelolaan Keuangan Haji, Bank Jatim Teken MoU dengan Kemen Haji dan Umrah RI

JAKARTA|Onlinebidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan optimal kepada calon jemaah haji.  Komitmen tersebut seiring dengan telah dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemen Haji dan Umrah RI) dengan Bank Jatim Unit Usaha Syariah (UUS) tentang penyediaan dan pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan syariah dalam penyelenggaraan ibadah haji.  Dalam penandatanganan tersebut, dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Irfan Yusuf, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Jaenal Effendi, Direktur Bisnis Mikro, Ritel, dan Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, dan pejabat eksekutif lainnya, di Ruang Rapat Kementerian Haji dan Umrah RI, Jakarta, pada Kamis (20/11/2025). Tonny menjelaskan, ruang lingkup dari MoU yang ditandatangani itu mencakup beberapa hal. Yaitu pembukaan rekening untuk...