Langsung ke konten utama

Bank Jatim Perkuat Pemberdayaan PMI Melalui Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi

JEMBER|Onlinebidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan finansial bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya, khususnya yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Dengan serangkaian program edukasi Literasi Keuangan yang masif serta penyediaan infrastruktur pengiriman uang ( remitansi ) yang aman, cepat dan efisien melalui layanan JConnect Remittance.  Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Bank Jatim dalam kegiatan Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman yang diinisiasi oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).  Kegiatan yang dilaksanakan di Alun – Alun Jember, pada Minggu (14/6) tersebut, dihadiri oleh Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, Bupati Jember Muhammad Fawait, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, serta ribuan calon peke...

Bank Jatim Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026, Perkuat Langkah untuk Menjadi BPD Nomor 1 di Indonesia


MALANG|Onlinebidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah menyelenggarakan Rapat Kerja Tahunan (Rakerta) Tahun 2026 pada Jumat-Sabtu (6-7 Februari 2026). 

Rakerta yang diadakan di Ballroom Hotel Grand Mercure Mirama Malang tersebut, dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Periode 2009-2014 Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA, jajaran Dewan Komisaris, jajaran Dewan Pengawas Syariah, jajaran Direksi, SEVP, VP, serta seluruh pemimpin cabang dan pemimpin cabang pembantu Bank Jatim.

Rakerta merupakan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya dan sekaligus merumuskan arah kebijakan serta strategi bisnis untuk tahun 2026. 

Adapun Rakerta tahun 2026 ini mengusung tema Audacity to Fly Higher yang memiliki makna keberanian untuk terbang lebih tinggi dan meraih hasil positif yang lebih besar. Tema tersebut merepresentasikan keberanian untuk melangkah lebih jauh dan mengambil lompatan strategis dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompetitif. 

Tujuan utama pelaksanaan Rakerta 2026 ini antara lain, untuk memberikan arah taktis bagi cabang dan divisi beserta seluruh Jatimers, untuk menjadi panduan yang konkrit dalam menyusun action plan, memberikan booster penyemangat demi mencapai kinerja yang berbasis GRC, serta sebagai forum dimulainya orkestrasi pencapaian visi Bank Jatim.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan, Audacity to Fly Higher mencerminkan semangat transformasi dan optimisme, sekaligus ajakan kepada seluruh Jatimers untuk keluar dari zona nyaman dan berani menghadapi tantangan dengan inovasi, kolaborasi, serta eksekusi yang unggul. ”Rapat kerja ini rutin kami lakukan setiap awal tahun untuk menyatukan visi, memberikan arahan strategis, serta memperkuat budaya kerja dan kekompakan internal agar target 2026 bisa tercapai,” ungkapnya.

Di tahun 2026 ini, lanjut Winardi, Bank Jatim berkomitmen akan terus memperkuat kinerja bisnis, tata kelola perusahaan, serta akselerasi transformasi digital guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif. Menurutnya, Rakerta 2026 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan langkah strategis perusahaan dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.

“Kami optimis pada tahun 2030 nanti, Bank Jatim akan mampu menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) nomor 1 di Indonesia pada seluruh parameter. Baik dari sisi dana pihak ketiga, penyaluran kredit yang berkualitas, pertumbuhan laba, maupun penguatan total aset. Visi ini bukan sekedar target, melainkan komitmen kami dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Jawa Timur,” tegasnya.

Untuk menuju visi tersebut, Bank Jatim telah menetapkan fokus strategi tahun 2026. Pertama, strategi 3 business yang difokuskan pada tiga aspek utama. Yaitu pencapaian low cost funding melalui optimalisasi penghimpunan dana murah, peningkatan kualitas penyaluran kredit dengan ditopang likuiditas yang efisien, dan peningkatan transaksi digital banking.

Kedua, strategi 2 enabler yang menjadi pondasi utama dalam mendukung akselerasi bisnis Bank Jatim. Fokus ini meliputi penguatan tata kelola perusahaan yang baik guna memastikan pengelolaan perusahaan berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas. Selain itu, perseroan juga akan melakukan penguatan sistem dan teknologi sebagai langkah strategis dalam mendukung inovasi layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat keamanan dan keandalan sistem digital perusahaan.

Ketiga, strategi 1 people development yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai aset utama perusahaan. Bank Jatim berkomitmen untuk terus mengembangkan kompetensi, profesionalisme, serta budaya kerja adaptif dan inovatif, sehingga seluruh Jatimers mampu menjawab tantangan industri dan mendukung pencapaian target bisnis perusahaan secara berkelanjutan.

“Melalui implementasi strategi 3-2-1 ini, kami optimis mampu memperkuat daya saing perusahaan, meningkatkan kinerja keuangan, serta memberikan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat langkah Bank Jatim menuju BPD nomor satu di Indonesia,” ujar Winardi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi peran strategis Bank Jatim dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, dukungan Bank Jatim terhadap UMKM menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. ”Bank Jatim memiliki peran penting sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Perannya tak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga memastikan UMKM naik kelas dan memiliki daya saing,” ucap Khofifah.

Khofifah menilai, keterlibatan UMKM binaan Bank Jatim dalam Misi Dagang menjadi indikator keberhasilan pola pembinaan yang dilakukan secara terintegrasi, mulai dari akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan jaringan pemasaran. ”UMKM yang selama ini kita bawa dalam berbagai misi dagang bukan sekadar pameran. Mereka sudah siap produksi, siap kualitas, dan siap pasar. Ini bukti bahwa peran Bank Jatim dalam mendampingi UMKM benar-benar berdampak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mendorong UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) untuk naik kelas melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi pemasaran, penguatan mutu produk, hingga perluasan akses pasar, baik secara luring maupun digital. (rinto)


Caption: Rapat kerja tahunan 2026 Bank Jatim. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jatimers Run To Care Dorong Partisipasi Masyarakat untuk Pelestarian Lingkungan

BANYUWANGI|Onlinebidik.Com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui komunitas Bank Jatim Runner kembali menyelenggarakan kegiatan Jatimers Run To Care.  Kali ini, Jatimers Run To Care sambil berkegiatan sosial dilaksanakan di Banyuwangi, pada Minggu (14/12/2025), dan dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim R Arief Wicaksono.  Arief menjelaskan, kegiatan Jatimers Run to Care merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilaksanakan secara konsisten oleh komunitas Bank Jatim Runner. Tahun 2025 menjadi tahun pelaksanaan yang ketiga. Pada pelaksanaan tahun ini, hasil penggalangan donasi difokuskan untuk mendukung kegiatan pelestarian lingkungan serta bantuan kemanusiaan bagi korban erupsi Gunung Semeru. ”Dana yang dihasilkan dari donasi ini, kami gunakan untuk berbagai macam kegiatan sosial. Mulai dari penanaman bibit mangrove, penanaman bibit pohon cemara, kegiatan pelepasan tukik, pen...

Dukung Kemajuan Dunia Pendidikan, Bank Jatim Teken MoU dengan UT Surabaya

SURABAYA|Onlinebidik.Com  - Dalam rangka memperluas jalinan sinergitas, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersama dengan Universitas Terbuka (UT) Surabaya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tentang Penyediaan Layanan Perbankan dan Tridharma Perguruan Tinggi di Bidang Perbankan. MoU tersebut diteken oleh Direktur IT, Digital, dan Operasional Bank Jatim Zulhelfi Abidin dan Rektor UT Mohamad Yunus, di Gedung UT Surabaya, pada Sabtu (17/5/2025).  Adapun kegiatan ini juga bertepatan dengan peresmian gedung baru UT yang juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Pratikno dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Zulhelfi menjelaskan, ruang lingkup rencana kerja sama yang akan dilakukan oleh Bank Jatim dan UT Surabaya mencakup beberapa hal. Antara lain penyediaan jasa layanan perbankan serta penyelenggaraan pendidikan, penelitian, ...

Bank Jatim Raih Penghargaan Detik.com Kategori Peningkatan Pembiayaan Usaha Berkelanjutan

MALANG|Onlinebidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mencetak prestasi gemilang. Yang terbaru, Bank Jatim secara resmi telah menerima Anugerah Program Bisnis Terpuji kategori Peningkatan Pembiayaan Usaha Berkelanjutan dalam ajang detikJatim Awards 2025.  Penghargaan ini diberikan atas kinerja positif Bank Jatim dalam mendorong pembiayaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).  Penghargaan yang diraih Bank Jatim ini, diterima oleh Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman, di Grand Mercure Malang, pada Rabu malam (5/11/2025). Arif mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Detik.com atas penghargaan yang telah diberikan untuk Bank Jatim. “Ini semua berkat kerja keras dari seluruh Jatimers. Dengan penghargaan yang telah diberikan ini akan semakin memacu semangat kami untuk terus berkomitmen mendorong perekonomian Jawa Timur yang merupakan gerbang bar...